KALTENG.WAHANANEWS.CO, Muara Teweh - Anggota DPRD Barito Utara Taufik Nugraha menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan seleksi Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) tingkat kabupaten tahun 2026, yang menghasilkan 45 siswa terpilih, terdiri atas 22 laki-laki dan 23 perempuan.
“Kami mengapresiasi kerja keras panitia dan Bakesbangpol dalam menjaring putra-putri terbaik daerah. Para peserta yang terpilih ini merupakan generasi muda unggul yang diharapkan mampu menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab serta menjadi teladan di lingkungan masing-masing,” ujar Taufik Nugraha di Muara Teweh, Rabu (8/4/2026).
Baca Juga:
Ketua DPRD Barito Utara Ajak Dukung Penuh Program Peningkatan Produktivitas Pertanian
Menurut Ketua Komisi II DPRD Barut ini juga menambahkan bahwa Paskibraka bukan hanya tentang tugas pengibaran bendera, tetapi juga sebagai sarana pembentukan karakter, kedisiplinan, serta jiwa nasionalisme generasi muda.
“Momentum ini harus dimanfaatkan untuk membentuk karakter kepemimpinan, semangat kebangsaan, dan rasa cinta tanah air. Kami berharap mereka dapat menjalani seluruh tahapan pelatihan dengan baik hingga pelaksanaan upacara 17 Agustus nanti,” tambahnya.
Sementara itu, peserta yang dinyatakan lulus akan mengikuti pemusatan pendidikan dan pelatihan (Diklat) sebagai persiapan sebelum bertugas pada upacara peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia tingkat Kabupaten Barito Utara.
Baca Juga:
Ketua DPRD Barito Utara Apresiasi DKPP dan Bulog Gelar Pasar Murah Idul Fitri
Selain itu, dari total peserta yang lolos di tingkat kabupaten, sejumlah peserta terbaik juga akan dipilih untuk mewakili Barito Utara ke tingkat Provinsi Kalimantan Tengah.
Seleksi Paskibraka sendiri merupakan agenda rutin pemerintah daerah dalam membentuk generasi muda yang berkarakter, disiplin, serta memiliki semangat nasionalisme dan kepemimpinan sejak usia pelajar.
Para peserta berasal dari berbagai sekolah menengah atas dan kejuruan di sejumlah kecamatan, di antaranya Teweh Tengah, Teweh Baru, Montallat, Gunung Purei, Gunung Timang, Lahei, dan Lahei Barat.
Mereka telah melalui tahapan seleksi ketat mulai dari administrasi, kesehatan, parade, hingga penilaian kepribadian dan kedisiplinan.
[Redaktur: Patria Simorangkir]