Kelima, gaji dengan nilai fantastis. Umumnya para pencari lowongan pekerjaan di situs pencari kerja memandang nominal gaji terlebih dahulu. Sebab, banyak dari lowongan kerja yang mencantumkan nominal gaji.
Perlu diingat, sebisa mungkin tak tergiur dengan nominal yang fantastis sebab bisa saja itu termasuk salah satu tanda lowongan kerja palsu.
Baca Juga:
Kemendagri Buka Lowongan Pendamping Kecamatan, Gaji Rp 3 Juta Per Bulan
Keenam meminta Data dan Informasi Pribadi. Informasi pribadi bukanlah konsumsi publik. Jika menemukan lowongan pekerjaan yang meminta informasi pribadi kemungkinan besar merupakan lowongan pekerjaan palsu.
Umumnya penipuan itu akan meminta informasi seperti rekening bank atau asuransi. Kemudian data yang telah didapat dimanfaatkan untuk keperluan pribadi. [Ss]