Vaksin primer Moderna, booster dengan menggunakan vaksin yang sama separuh dosis (0,25 ml). Kemudian vaksin primer Janssen (J&J), maka untuk booster dengan menggunakan Moderna separuh dosis (0,25 ml).
Selanjutnya vaksin primer Sinopharm booster nya menggunakan vaksin Sinopharm juga dengan dosis penuh (0,5 ml).
Baca Juga:
Kapolda Jambi Jalin Silaturahmi dengan Pondok Pesantren Darul Arifin, Tekankan Pendidikan Disiplin dan Pemanfaatan Teknologi Secara Positif
Nadia mengatakan, vaksin booster yang digunakan berdasarkan ketersediaan di setiap daerah. Selain itu, jenis vaksin yang digunakan juga diutamakan yang sudah mendekati masa kedaluwarsa.
"Vaksin yang digunakan untuk dosis booster ini disesuaikan dengan ketersediaan vaksin di masing-masing daerah dengan mengutamakan vaksin yang memiliki masa expired terdekat," kata dia.
Meski demikian, menurutnya, vaksinasi dosisi pertama harus tetap jalan. Sehingga, vaksinasi dosis pertama bisa mencapai target.
Baca Juga:
Kadis Kesehatan DKI Minta Warga Waspadai Penularan Campak Saat Silaturahmi Lebaran
"Di samping itu, vaksinasi dosis primer tetap harus dikejar agar dapat mencapai target," ujarnya. [Ss]