"Konferensi ini dirancang untuk mendiskusikan peluang dan tantangan serta memberikan solusi untuk persoalan yang timbul dalam transisi energi," ungkap Haryadi.
Lebih lanjut Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo mendukung upaya MKI untuk mengonsolidasikan lini energi dari hulu hingga hilir demi transisi energi. Hal ini penting dilakukan untuk mendorong kemandirian energi yang akan berimbas pada kesejahteraan masyarakat.
Baca Juga:
ALPERKLINAS Apresiasi Komitmen Pemerintah Dukung Energi Terbarukan dengan Beri Waktu 30 Tahun Perjanjian Jual Beli Listrik EBT ke PLN
"Kita membangun ekosistem yang kondusif untuk berkolaborasi dan berinvestasi. Untuk itu di sini MKI adalah 'soko guru' dari ekosistem ketenagalistrikan kita. MKI adalah kekuatan yang luar biasa agar transisi energi bisa berjalan dengan baik," ujarnya.
Dalam upaya ini, PLN telah berkomitmen melalui Rancangan Usaha Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL) yang paling hijau sepanjang sejarah. Targetnya 51,6% tambahan pembangkit berbasis EBT atau sekitar 20,9 GW hingga 2030 serta membangun ekosistem kendaraan listrik dalam negeri.
"Pemanasan global adalah masalah kita bersama. Jadi, MKI, mari kita berkolaborasi. Mari menyelaraskan derap langkah kita agar kita bisa maju bersama," tutupnya.