Wilayah yang berpotensi angin kencang adalah :
15. Jawa Timur
Baca Juga:
BMKG: Bibit Siklon Tropis 91S Berpotensi Picu Cuaca Ekstrem Beberapa Hari ke Depan
16. Nusa Tenggara Barat
Sirkulasi Siklonik terpantau di Laut Filipina sebelah timur Filipina yang membentuk daerah pertemuan/perlambatan kecepatan angin (konvergensi) memanjang dari Laut Sulawesi, Laut Filipina, hingga Samudera Pasifik utara Maluku.
Daerah pertemuan/perlambatan kecepatan angin (konvergensi) lainnya terpantau memanjang di Laut Andaman, dari Sumatera Selatan, Bengkulu, Sumatera Barat, hingga Riau, Laut Cina Selatan, dari Kalimantan Timur, Kalimantan Utara, hingga Luat Sulawesi, dan di Papua bagian tengah hingga utara.
Baca Juga:
BMKG Peringatkan Hujan Petir di Sejumlah Kota Besar pada Senin 30 September
Kondisi tersebut mampu meningkatkan potensi pertumbuhan awan hujan di sepanjang daerah konvergensi/konfluensi tersebut.
Peningkatan Kecepatan Angin >25 knot terpantau di Laut Flores, Laut Aru, dari Papua Barat hingga Samudera Pasifik
utara Papua.[ss]