“Untuk aktivitas jual beli emas masih bagus, malah agak meningkat. Terutama jenis emas 999 yang jadi primadona, perbandingannya 60 persen yang beli dan 40 persen yang jual,” ungkapnya.
Darsani memperkirakan daya beli masyarakat terhadap perhiasan emas akan semakin meningkat seiring dengan semakin dekat Hari Raya Idul Fitri 1445 Hijriah. Omzet bisa naik 30-40 persen dibanding hari biasa. Khususnya, ketika tunjangan hari raya (THR) dan gaji ke-13 bagi ASN sudah cair, biasanya banyak yang memilih berinvestasi emas untuk mengontrol pengeluaran.
Baca Juga:
Antam Menang di MA, Klaim Rp 1,1 Triliun Budi Said Gugur
Adapun, daftar harga perhiasan emas di Kota Sampit pada Minggu 17 Maret 2024 sebagai berikut; Emas Amerika atau 999 dengan kadar 24 karat seharga Rp1.060.000 per gram, emas putih atau 750 dengan kadar 17 karat seharga Rp880.000 per gram, emas Singapura atau 700 kadar 16 karat seharga Rp830.000 per gram.
Selanjutnya, emas 420 dengan kadar 9 karat seharga Rp525.000 ribu per gram dan emas 375 dengan kadar 8 karat seharga Rp495 ribu per gram. Sementara itu salah seorang pembeli bernama Yanti mengaku tetap membeli emas saat tren kenaikan harga karena menurutnya harga emas sulit diprediksi. Menunda membeli emas saat ini belum tentu dalam beberapa waktu ke depan harga emas akan turun.
“Intinya selagi mampu dibeli ya dibeli saja, karena kalau nanti-nanti takut uangnya terpakai untuk hal-hal lain,” ucapnya.
Baca Juga:
Pakistan Temukan Cadangan Emas Besar di Sungai Indus, Nilainya Capai 800 Miliar Rupee
Yanti menambahkan, tujuan membeli emas selain untuk mempercantik diri dengan perhiasan juga untuk berinvestasi. Dari beberapa jenis emas ia paling suka berinvestasi dengan emas 999, lantaran nilai jualnya lebih stabil.
[Redaktur: Patria SImorangkir]