WahanaNews-Kalteng | Setelah pertemuan pertama, Indonesia dan Thailand akan kembali bertemu. Shin menitikberatkan soal kerja keras pada leg kedua yang akan berlangsung pada hari pertama pada 2022.
Baca Juga:
Resmi Jadi Pelatih Timnas Indonesia, Ini Profil Patrick Kluivert
Shin Tae Yong tak menampik kekalahan telak pada leg pertama final Piala AFF 2020 membuat Timnas Indonesia kehilangan peluang menjadi juara, namun pelatih asal Korea Selatan itu masih punya harapan.
Angka 0-4 yang tercantum di papan skor menunjukkan perbedaan kualitas permainan Indonesia dan Thailand.
Baca Juga:
Soal Pemecatan STY, Begini Kata Ketua Umum Askot PSSI Jakarta Barat
"Memang kalau melihat pertandingan hari ini memang tidak mungkin. Tapi bola masih bundar jika kita kerja keras sampai akhir, dan harus kerja keras untuk Indonesia pasti bisa mendapatkan hasil yang baik," beber Shin.
"Saya tidak akan terlalu memikirkan skor leg pertama. Saya akan lebih memberikan semangat kepada pemain agar bisa menunjukkan penampilan terbaik seperti penampilan di penyisihan grup," sebut mantan gelandang timnas Korea Selatan itu.
Dalam konferensi pers setelah pertandingan, Shin mengevaluasi penampilan Timnas Indonesia serta juga mengungkap ragam hal yang membuat skuad Garuda harus kebobolan banyak gol.