“Kalau 6 desa itu listriknya sudah 24 jam, kami mengharapkan pembangkit diesel itu bisa dialihkan ke Desa Hambawang dan Bakau,” harap dia.
Dengan demikian, lanjut dia, kebutuhan provider untuk penyediaan daya listrik yang memadai dapat terpenuhi.
Baca Juga:
8.563 Pelanggan PLN Jabar Manfaatkan Promo Diskon Tambah Daya 50 Persen, Berlaku hingga 27 Juli 2026
“Sehingga masyarakat di dua desa tersebut bisa menikmati layanan listrik, telekomunikasi dan internet. Sehingga pembelajaran bisa berjalan normal,” ucapnya.
Sugianto mengungkapkan, pihaknya sudah melakukan pembicaraan dengan pihak PLN.
“Kami hal ini nanti bisa ditindaklanjuti pemerintah daerah,” tandasnya.
Baca Juga:
Gelegar PLN Mobile 2026 Resmi Digelar, Pelanggan Berpeluang Menang Mobil Listrik
Hal senada juga diungkapkan Kepala Dinas Kominfo Statistik dan Persandian Kabupaten Pulang Pisau Moh Insyafi.
“Kalau dahulu pihak provider bisa menggunakan solar shell dan diesel. Namun sekarang harus menggunakan listrik PLN,” kata Insyafi.
Dia berharap, dengan sudah terkoneksinya listrik pada 6 desa di Kecamatan Sebangau Kuala ke jaringan dari Kalsel, nantinya diesel yang tadinya digunakan untuk memenuhi pasokan listrik di 6 desa itu bisa dialihkan ke Bakau dan Hambawang.