“Jangan sampai anak salah pergaulan dan hal yang kita takutkan terjadi pada anak, karena kasus TPPO akan merugikan korban,” jelasnya.
Di sini, peran orang tua dalam menjaga anak, khususnya yang memiliki anak perempyan harus ditingkatkan.
Baca Juga:
Ombudsman: Masih Banyak Orang Memandang Perdagangan Orang Sebagai Bagian Bisnis
Sehingga anak tidak menjadi korban dari kasus TPPO yang saat ini terjadi sebanyak lima kasus di wilayah Kalimantan Tengah.
Kombes Pol Faisal mengatakan akan terus membongkar dan mengungkap praktik kejahatan TPPO, yang terjadi di Kalteng dengan cara terselubung.
“Untuk membongkar kasus tersebut, peran masyarakat sangat diperlukan, sehingga para pelaku dapat diamankan dan kasus dapat terungkap,” jelasnya.
Baca Juga:
5 Pelayan Cafe yang Terjaring Razia Satpol PP Tapteng Diduga Korban Perdagangan
Dirkrimum mengatakan sekecil apapun informasi dari masyarakat, maka Polda Kalteng dan Polres jajaran akan menindaklanjuti laporan untuk dilakukan penyelidikan.
Masyarakat diminta jangan takut untuk menyampaikan informasi kepada pihak kepolisian apabila ada tindak kejahatan.
“Kita telah berkomitmen untuk terus memberantas para pelaku kasus TPPO yang] sangat meresahkan masyarakat Kalimantan Tengah,” tutup Kombes Pol Faisal F Napitupulu.[ss]