KALTENG.WAHANANEWS.CO, Palangka Raya - Sekretaris Komisi IV DPRD Provinsi Kalimantan Tengah, Sirajul Rahman, mendesak Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) segera menangani kerusakan jalan di wilayah Barito yang dinilai semakin membahayakan para pengguna jalan.
“Jalan di wilayah Barito banyak yang sempit dan rusak. Ini bukan hanya soal kenyamanan, tapi juga keselamatan,” katanya, Senin (6/4/2026).
Baca Juga:
Disdik Kalteng Ungkap Pemerintah Provinsi Jalin Kerja Sama Puluhan Perguruan Tinggi
Ia mengatakan, sejumlah ruas jalan penghubung antarkabupaten di kawasan tersebut mengalami kerusakan cukup parah.
Mayoritas ruas jalan tersebut berstatus jalan nasional, sehingga menjadi kewenangan pemerintah pusat melalui BPJN.
Salah satu ruas yang disorot yakni jalan penghubung Muara Teweh menuju Puruk Cahu yang kondisinya dinilai sangat memprihatinkan.
Baca Juga:
DPRD Kalteng Konsultasi ke Kemendagri Terkait Raperda Pengelolaan Pertambangan Mineral
“Dari Muara Teweh di kilometer 52 hingga Puruk Cahu, kerusakannya sangat mengkhawatirkan,” ucapnya.
Sirajul menambahkan, kondisi jalan yang rusak diperparah dengan keberadaan jurang di sisi kiri dan kanan jalan yang meningkatkan risiko kecelakaan.
Selain itu, terdapat jembatan di kawasan Bitan yang dilaporkan mulai rusak dan kerap tergenang air.