Polisi yang menerima laporan dari MY akhirnya turun tangan ke lokasi kejadian. Namun nahas, pasutri YA dan F telah tewas saat polisi tiba di lokasi.
"Setelah dari situ kepolisian datang mendatangi TKP, bapaknya sudah meninggal di kamarnya, dan ibunya juga sudah meninggal di kamarnya," imbuhnya.
Baca Juga:
Penyidik Polres Situbondo Lakukan Rekonstruksi Kasus Pembunuhan di Desa Klatakan 2024
2. Pelaku Bugil saat Beraksi
Menurut Budi, saat putri korban berlari ke arah dapur, dia masih sempat menoleh ke belakang ke arah kamar ayahnya. Kemudian pada saat itulah MY melihat sosok pelaku sedang telanjang bulat sambil membawa golok.
"Dia melihat bayangan di kamar pintu bapaknya dia lari ke arah pintu dapur, sambil lihat lagi ke belakang (ke arah kamar ayahnya) dia melihat sosok laki-laki bertelanjang bulat menenteng parang," ungkapnya.
Baca Juga:
Praktisi Hukum Asal Nias Apresiasi KY Pecat Tiga Hakim yang Vonis Bebas Ronald Tannur
MY yang ketakutan melihat sosok pria itu akhirnya mencari bantuan dengan mendatangi tetangga terdekat dari rumahnya. MY akhirnya diminta melapor ke polisi.
"Dia lari ke (rumah) tetangga di belakang dan tetangga itu menyuruh anak korban untuk menghubungi kepolisian," katanya.
3. Pasutri Tewas dengan 24 Luka Bacok
Kombes Budi mengungkapkan bahwa pasutri YA dan F total menderita 24 luka bacok pada sekujur tubuhnya. Rinciannya adalah YA menderita 13 luka dan istrinya 11 luka.