lalu tersangka saat itu langsung menuju wc dan jongkok. pada saat jongkok dia mengejan dan tiba-tiba keluar seorang bayi berjenis kelamin laki-laki yang jatuh dalam kloset.
Karena panik tersangka melihat bayi tersebut langsung menarik tali pusar ari-ari bayi hingga putus dan mengangkat bayi tersebut.
Baca Juga:
Kronologi Oknum Polisi AKS Bunuh Warga Sipil di Palangka Raya
"Takut teman satu kontrakannya tersebut mengetahui kejadian itu, tersangka langsung mendekap mulut bayi hingga meninggal dunia lalu bayi tersebut dibuang melalui angin-angin wc, setelah itu tersangka membersihkan semua bercak darah di dalam wc sehingga temannya tidak mengetahui kejadian itu," ungkap Kasat Reskrim.
Terkuaknya perbuatan wanita berambut panjang dan memiliki perawakan yang gempal tersebut, pertama kali diketahui oleh salah satu temannya satu kontrakannya itu sendiri.
Sekitar pukul 05.00 WIB, temannya di belakang rumah dan mendekati bagian wc rumah. Alangkah terkejutnya temannya itu melihat ada bayi tergeletak di atas seng.
Baca Juga:
Kampanye Akbar Agustiar-Edy di Kota Sampit, Dihadiri Kaesang Pangarep
"Saat itu temannya itu memanggil tersangka dan menyuruhnya untuk mengangkat dan membawanya ke dalam rumah dalam kondisi meninggal," bebernya.
Ditambahkan Ronny, tersangka saat itu juga mengakui bahwa bayi tersebut ia yang melahirkan dan hasil dari hubungan gelap dengan pacarnya.
"Pacar tersangka tidak mau bertanggung jawab atas kehamilan itu, sehingga, mahasiswi di salah satu perguruan tinggi Kota Palangka Raya menyembunyikan hal itu dari teman-temannya," demikian Ronny M Nababan.